Pemberdayaan kelompok Tani Melalui Edukasi dan Demontrasi Pembuatan Pupuk Kompos Limbah Rumah Tangga di Desa Pagar Agung
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
Permasalahan pengelolaan sampah rumah tangga, khususnya limbah organik, masih menjadi tantangan serius di wilayah perdesaan. Kurangnya pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengelola limbah organik menyebabkan penumpukan sampah yang berdampak buruk terhadap lingkungan dan kesehatan. Sampah organik seperti sisa sayuran, buah-buahan, dan dedaunan masih sering dibuang sembarangan atau dibakar. Padahal, limbah tersebut berpotensi dimanfaatkan menjadi pupuk kompos yang berguna bagi pertanian lokal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan kelompok tani di Desa Pagar Agung melalui edukasi ketahanan pangan dan demonstrasi pembuatan pupuk kompos dari limbah rumah tangga. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif menggunakan media PowerPoint dan praktik langsung pembuatan kompos. Sebanyak 26 peserta dari berbagai kelompok usia mengikuti kegiatan ini. Evaluasi dilakukan melalui pre-testdan post-testyang masing-masing terdiri dari 10 soal benar-salah, serta kuis interaktifuntuk menilai partisipasi peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah kegiatan, ditunjukkan dengan lebih dari 80% peserta menjawab benar pada sebagian besar soal post-test, dan lima pertanyaan dijawab benar oleh seluruh peserta (100%). Selain itu, terjadi peningkatan pemahaman terhadap keterkaitan antara pengelolaan sampah rumah tangga dengan ketahanan pangan keluarga. Metode edukasi yang diterapkan terbukti mampu meningkatkan minat dan kemampuan peserta dalam mengolahsampah organik. Kegiatan ini dapat menjadi strategi efektif pemberdayaan masyarakat dalam menciptakan lingkungan sehat dan mendukung ketahanan pangan berkelanjutan.